Skip to main content

Posts

Bangsawan Aceh dan Cerita Hilangnya ‘Syariat Islam’ di Teks Pancasila

MOHAMMAD HATTA, wakil ketua PPKI kepayahan menghadapi lawan debatnya, Ki Bagus Hadikusumo, Menjelang sidang PPKI, ulama Muhammadiyah dari Yogyakarta itu bersikukuh agar dalam rancangan mukadimah Undang-Undang Dasar, dan Pasal 29, Ayat 1, ditambahkan kalimat, “Dengan kewajiban melaksanakan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, sebagaimana isi Piagam Jakarta. Dengan kata lain, Ki Bagus menghendaki sistem negara bercorak agama (baca:Islam). “Karena begitu serius rupanya, esok paginya, tanggal 18 Agustus 1945, sebelum sidang Panitia Persiapan bermula, kuajak Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Mr. Kasman Singodimedjo dan Teuku Hasan dari Sumatera mengadakan rapat pendahuluan untuk membicarakan masalah itu,” tutur Bung Hatta dalam otobiografinya Untuk Negeriku: Menuju Gerbang Kemerdekaan. Dua nama pertama, Wahid Hasyim (NU) dan Kasman Singodimedjo (Muhammadiyah) merupakan tokoh dari kalangan Islam. Sementara Teuku Mohammad Hasan berasal dari golongan berbeda. Hasan seorang putra...

Sepercik Cinta Dan Hidayah

Part 5 “Apa fik,,,,apa itu urgent sekali sampai ada kata-kata jangan menyesal nanti”. {Fikran tetap saja masih diam tanpa berkata sepatah katapun} “Fikran, sebenarnya apa yang mau kamu katakan”. Sebenarnya nggak penting sih mal sahutnya sambil senyum, fitrah itu dari kita lihat jilbabnya yang lebar dan sifatnya   yang cuek saja semua pasti tau kalau dia itu nggak mau diajak yang namanya pacaran. Mal sekarang kamu udah taukan apa yang aku mau kasih tau apa yang urgent, jadi nggak usah ya kamu cari perhatian sama dia pasti bakal di cuekin juga. Iya ya fik, makanya selama ini dia selalu menjaga batasan dengan lelaki yang bicara sama dia, salaman aja aku belum pernah lihat, o iya pantes aja kemarin waktu aku datang bahas masalah pembacaan tilawah dia nggak salaman sama aku. “Nah mal sekarang kamu fokus aja sama UN ya ! cinta dalam aja, kalau jodoh pasti bertemu kembali kalau nggak ya berarti ikhlaskan saja”. “Enak saja kamu fik” { keesokan Har...

Sepercik Cinta Dan Hidayah

Part 4 “Mal, Kenapa tiba-tiba langsung kayak orang kesetrum”. “Becanda doang Mal, serius amat tanggapinnya kata fikran sambil ketawa” Hahaaaaa, fikran kamu ini ya suka buat aku jantungan tiba-tiba {   Mereka langsung pulang kerumah Masing-masing } Di sekolah semua bagian OSIS sibuk mempersiapkan acara perpisahan kelas III yang diadakan minggu depan, termasuk bidang Agama yang harus mempersiapkan siapa pembacaan tilawah serta doa penutupan dan beberapa ekstekurikuler bidang agama.syarifah dan fitrah kebingungan mencarikan siapa yang harus membaca doa penutup dan tilawah di acara perpisahan nanti. Tiba-tiba akmal datang menghampiri mereka. “Syarifah kalian kenapa!” Akmal hanya malu untuk memulai bicara dengan fitrah, tapi karena kasihan melihat mereka kebingungan jadi dia berinisiatif untuk menyapa syarifah duluan. “Ini kak , kami lagi mencari siapa yang harus membacakan tilawah dan doa penutup untuk perpisahan kelas III nanti”. “Bagaimana...

Manusia Purba Berumur 3,6 Juta Tahun Ternyata Vegetarian

Manusia purba ternyata memiliki otak berukuran kecil, berayun di antara pohon-pohon seperti monyet dan vegetarian jutaan tahun yang lalu. Para ilmuwan di Afrika Selatan membuat penemuan, setelah melakukan CT Scan pada fosil kuno yang dikenal sebagai ‘Little Foot’. Koleksi tulang leluhur itu, seperti dikutip dari The Sun, Senin, 23 Maret 2020, adalah Australopithecus yang berasal dari 3,6 juta tahun silam dan paling lengkap dari jenisnya di dunia. Para ahli membandingkan fosil terkenal itu dengan fosil-fosil lain dari Afrika, serta manusia dan simpanse yang masih hidup. Mereka menunjukkan bahwa nenek moyang kita menggerakkan kepala mereka secara berbeda daripada manusia modern. Bentuk kepala menentukan kisaran gerak, sementara arteri yang melewati vetebrata ke tengkorak berguna untuk memperkirakan aliran darah yang memasok ke otak. Menurut para peneliti, keseluruhan dimensi dan bentuk atlas Little Foot mirip dengan simpanse hidup. Dari fosil juga, tim mengidentifikasi bahwa l...

Dari Anatolia Ke Aceh: Jejak Ottoman Di Asia Tenggara

Bagaimana jejak Kekhalifahan  Ottoman  di Aceh dan Asia Tenggara pada umumnya. Jawaban ini sedikit terungkap melalu tulisan ‘Bertajuk dari Anatolia ke Aceh: Ottoman, Turki dan Asia Tenggara. Tulisan tersebut merupakan karya Annabel Teh Gallop, seorang kurator yang membidangi kajian Asia Tenggara di British Library. Dia juga menjadi Co-Director mengenai kajian Islam, perdagangan dan politik di wilayah sepanjang Samudra India. Tulisan ini ada di  blogs.bl.uk/asian-and-african. Dalam kajian yang merupakan proyek proyek penelitian yang didanai British Academy bersama BIAA (Institut Arkeologi Inggris di Ankara) dikaji banyak hal. Ini berangkat untuk menyelidiki semua aspek hubungan antara kekuatan Timur Tengah terbesar – yakni kerajaan Ottoman – dan tanah Muslim di kepulauan Melayu di Asia Tenggara selama lima abad terakhir. Proyek ini memuncak dalam konferensi yang diadakan di Banda Aceh pada tahun 2012, serta pameran fotografi keliling yang diproduksi oleh British...

Sepercik Cinta dan Hidayah

Part 3 “Iya kak akmal” Mereka menjadi saling diam, akmal masih saja merasa tidak percaya kalau sekarang mereka lagi berpas-pasan dan spontan teman-temannya di belakang mengejutkan. “Akmal kita udah telat nih” Ayo kita masuk kekelas sekarang sambil menarik tangan akmal mereka terus berjalan ke kelas. Akmal lagi-lagi merasa kesal dengan dirinya sendiri betapa tidak ini yang kesekian kalinya mereka bertemu tapi tetak saja tak ada kata yang diucapkannya olehnya. “Apa akan begini terus sampai kami libur sekolah dan aku tidak pernah bicara dengan fitrah, sedangkan UN tinggal sebulan lagi dan perpisahan sekolah akan dilaksanakan beberapa minggu kedepan. Mungkin sekarang aku harus mengaguminya dalam diam dulu dan akmal terus saja masih sibuk dengan khayalannya sendiri. “Mal, lagi mikir apaan ?” tanya fikran temannya akmal Oiya Mal, tadi kalian lagi bicara masalah apaan sih didepan koridor sekolah, nampaknya serius sekali yang kalian bicarakan. Lagi bahagia kayak...

Al-Kansa' Seorang Penyair Ratsa' dan Ibu dari Para Syuhada

Ia adalah Al-Khansa’, namun nama sebenarnya adalah Tumadhar binti ‘Amr bin Syuraid bin ‘Ushayyah As-Sulamiyah. Al Khansa’ merupakan seorang sahabat wanita yang mulia dan sangat terkenal sebagai penyair. Al-Khansa’ wanita yang bijaksana dan cerdas. Semua orang mengetahui kedudukan dan keahliannya yang luar biasa dalam berpuisi. Bahkan, semua sastrawan sepakat bahwa tidak ada wanita yang memiliki kekuatan puisi yang lebih hebat dari Al-Khansa’, baik di masa lalu maupun masa berikutnya. Selain mahir berpuisi, sebenarnya Al-Khansa’ juga memiliki kepribadian yang sangat kuat, akhlak mulia, pandangan yang tajam, sabar dan berani. Syair ratsa' al-khansa bermulai saat terbunuhnya kedua saudaranya pada masa jahiliyah sebelum lahirnya islam, yaitu mu'awiyah dan shakhr. karena kematian kedua saudara ini, al-khansa' merasakan duka yang sangat mendalam lalu meratapi mereka dengan ratapan yang sangat pedih. Dari sinilah, Al-khansa' akhirnya menjadi seorang penyair ratsa' ...